Sejarah Motor pertama didunia
Kelahiran sepeda motor menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah transportasi dunia.
Kendaraan roda dua ini lahir dari upaya manusia mencari alat transportasi yang lebih praktis, mandiri, dan efisien dibandingkan mengandalkan tenaga hewan.
Cikal bakal sepeda motor pertama kali muncul pada 1867. Saat itu, Ernest Michaux, yang dikenal sebagai pelopor sepeda pedal, memasang mesin uap berukuran kecil pada velocipede buatannya.
Dikutip dari nrmotoco.com, sepeda motor bermesin uap karya Michaux kerap disebut sebagai motor pertama.
Namun, predikat sepeda motor pertama bermesin bensin yang teknologinya menjadi dasar motor modern umumnya disematkan kepada Daimler Reitwagen.
Mesin uap dinilai kurang praktis untuk kendaraan ringan. Kondisi ini mendorong para insinyur mencari sumber tenaga lain yang lebih efisien dan mudah digunakan
Terobosan besar kemudian lahir di Jerman pada 1883. Gottlieb Daimler bersama rekannya, Wilhelm Maybach, berhasil menciptakan mesin pembakaran internal empat langkah berkecepatan tinggi.
Mesin ini mampu berputar hingga 700–900 rpm, jauh melampaui mesin gas pada masa itu yang hanya sekitar 180 rpm, sekaligus menjadi titik balik penting dalam perkembangan teknologi mesin.
Dua tahun kemudian, pada 1885, Daimler memanfaatkan mesin tersebut untuk membuat kendaraan roda dua sederhana sebagai sarana pengujian.
Motor yang kemudian dikenal sebagai Daimler Reitwagen ini menggunakan rangka kayu dan dilengkapi dua roda kecil di sisi kanan dan kiri sebagai penyeimbang.
Mesin berpendingin udara berkapasitas 267 cc yang terpasang di dalamnya menghasilkan tenaga sekitar 0,5 Tk.
Meski tampil sangat sederhana dan secara desain tertinggal dibandingkan sepeda pada masanya, Reitwagen berhasil membuktikan bahwa mesin pembakaran internal dapat diterapkan pada kendaraan roda dua.
Keberhasilan tersebut membuat Daimler Reitwagen diakui secara luas sebagai sepeda motor pertama bermesin bensin

Komentar
Posting Komentar